06 July 2010

Ide Awal Tentang Bentuk Pangkat (eksponensial)

Ide awal adanya sistem pangkat (eksponensial) adalah memudahkan dalam menyatakan suatu bilangan. Ketika kalian menemui bilangan 20 dengan mudah tentu kaliah akan membilang bilangan tersebut adalah "dua puluh", ini sama mudahnya ketika kalian membilang 50.000.000 (lima puluh juta) bukan? Nah, sekarang coba bayangkan seandainya kalian mempunyai bilangan seperti ini : 23.500.000.000.000.000.000.000. hmm...susah kan membilangnya, nah bentuk bilangan sepanjang itu bisa dipersingkat penulisannya dengan bentuk pangkat menjadi  2,35 x 1022 (bentuk ini selanjutnya dinamakan bentuk ilmiah) diperoleh dari mencacah berapa banyak bilangan disebelah kanan tanda desimal (koma).

lebih mudah mana menurut kalian? 

agar lebih lancar dalam memakai bentuk pangkat coba kalian kerjakan soal berikut 
DOWNLOAD SOAL

13 June 2010

GURU V2.0 Final released

GURU V2.0 Final released (freeware)

Kapan ya guru-guru bisa seperti ini? kembali bekerja tanpa pamrih, murah senyum, visioner & misioner, good manners, dan menarik bagi siswa?

12 June 2010

Belas Kasih Tuhan

Pondasi dasar kita sebagai orang Katolik adalah kesadaran dan keyakinan bahwa kita hidup semata-mata karena belas kasih Tuhan. Begitu inti khotbah Rm. Eka pada misa sore ini. Bahkan beliau berkata dengan tegas "kalau anda tidak tau kapan bentuk nyata belas kasihan Tuhan menyentuh anda berarti anda harus pengakuan dosa!"


wah, mendengar kalimat itu tanpa pikir panjang saya mencoba melihat kembali apa saja yang telah saya alami . tanpa butuh waktu lama kenangan saya berhenti pada satu peristiwa yang telah mengubah orientasi saya. Dulu sekali tidak terlintas di pikiran saya untuk menjadi seorang guru, bahkan saya tidak begitu suka dengan yang namanya anak-anak (tampaknya juga mereka tak menyukai saya). Tapi dengan satu momen indah itu saya berbalik 180 derajat. 

Belas kasih Tuhan seringkali terasa bagi kita ketika kita sedang menderita (meski sebenarnya tidak hanya demikian). Begitu juga yang saya alami, ketika saya merasa betul-betul sendiri dan ditinggalkan, rupanya tangan Tuhan menyapa dengan cara tak terduga waktu itu. takkan pernah saya lupakan tatapan tulus dari anak itu ketika dia mengajak saya ikut bermain, mungkin dia kasihan melihat saya terlihat begitu kesepian dan hilang harapan waktu itu, mungkin malaikat Tuhan yang membisikkan kepadanya untuk menghibur saya, siapa tahu? yang pasti waktu itu adalah pertama kalinya saya bermain dengan anak-anak kecil, dan ikut bersenang-senang dengan mereka sehingga masalah yang membebani saya betul-betul terlupakan. dan mulai saat itu saya betul-betul mengubah arah, saya bertekad menjadi seorang guru.